Pengajuan RPTKA (Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing) tidak selalu berjalan lancar sejak pertama kali diinput ke sistem TKA Online Kemnaker. Tidak sedikit HRD maupun pemilik perusahaan yang harus mengulang proses input karena permohonan dikembalikan (revisi) oleh verifikator sebelum sampai ke tahap persetujuan. Artikel ini membahas secara rinci 10 penyebab RPTKA perlu diperbaiki sebelum disetujui, lengkap dengan cara mencegahnya agar proses perekrutan tenaga kerja asing di perusahaan Anda tidak tertunda berlarut-larut.
Sekilas Tentang RPTKA dan Mengapa Ketelitian Itu Wajib
RPTKA adalah dasar hukum yang wajib dimiliki setiap perusahaan sebelum mempekerjakan warga negara asing di Indonesia. Dokumen ini diverifikasi berjenjang, mulai dari kelengkapan administrasi, kesesuaian jabatan, hingga rasio pekerja lokal. Satu kekeliruan kecil saja pada tahap input bisa membuat status permohonan berubah menjadi “Perlu Perbaikan”, yang artinya perusahaan harus mengulang revisi dan menunggu giliran verifikasi ulang. Berikut sepuluh penyebab paling sering ditemukan.
10 Penyebab RPTKA Dikembalikan untuk Diperbaiki
-
1. Jabatan yang Diajukan Tidak Sesuai Daftar Jabatan Terbuka
Beberapa posisi tertutup bagi TKA sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan. Jika jabatan yang diinput termasuk dalam daftar jabatan yang dilarang untuk pekerja asing, sistem otomatis menandai berkas untuk direvisi. -
2. Kualifikasi Pendidikan Tidak Sejalan dengan Jabatan
Ijazah, sertifikat kompetensi, atau pengalaman kerja calon TKA yang dilampirkan harus relevan dengan jabatan yang diajukan. Ketimpangan antara latar belakang pendidikan dan posisi yang dilamar kerap memicu permintaan klarifikasi. -
3. Rencana Pendampingan TKI Belum Tercantum Jelas
Perusahaan wajib menunjuk tenaga kerja lokal sebagai pendamping (counterpart) yang nantinya menerima transfer keahlian dari TKA. Ketidakjelasan nama, jabatan, atau rencana pelatihan pendamping menjadi alasan umum pengembalian berkas. -
4. Data Perusahaan Tidak Sinkron dengan NIB/OSS
Nama perusahaan, alamat, bidang usaha, hingga KBLI yang tercantum di RPTKA harus identik dengan data pada Nomor Induk Berusaha. Perbedaan sekecil apapun, misalnya singkatan alamat, dapat memicu sistem meminta perbaikan. -
5. Durasi dan Jumlah TKA Tidak Proporsional
Mengajukan durasi kontrak terlalu panjang atau jumlah TKA yang tidak sebanding dengan skala usaha dan jumlah tenaga kerja lokal sering dianggap tidak wajar oleh verifikator, sehingga diminta penyesuaian. -
6. Kesalahan Penulisan Identitas dan Nomor Paspor
Typo pada nama lengkap, tanggal lahir, kewarganegaraan, atau nomor paspor calon TKA adalah kesalahan teknis yang paling sering terlewat namun berdampak besar karena berkas langsung ditolak sistem. -
7. Dokumen Pendukung Sudah Kedaluwarsa
Paspor, surat penunjukan direksi, atau akta perusahaan yang masa berlakunya sudah lewat pada saat diunggah otomatis membuat permohonan tidak lolos verifikasi dokumen. -
8. Struktur Organisasi Tidak Mencantumkan Posisi TKA
Jabatan yang diajukan dalam RPTKA harus tergambar jelas dalam struktur organisasi perusahaan yang dilampirkan. Jika posisi tersebut tidak muncul dalam struktur, verifikator akan meminta dokumen struktur yang diperbarui. -
9. Rencana Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Kurang Rinci
Regulasi mewajibkan perusahaan memaparkan komitmen penyerapan tenaga kerja Indonesia. Uraian yang terlalu umum atau tidak mencantumkan target dan jadwal biasanya dianggap belum memenuhi standar. -
10. Alasan Penggunaan TKA Tidak Didukung Argumen yang Kuat
Kolom justifikasi kebutuhan TKA sering diisi terlalu singkat atau bersifat template. Verifikator memerlukan alasan spesifik, seperti keahlian khusus yang belum tersedia di tenaga kerja lokal, agar permohonan tidak dipertanyakan kembali.
Dampak Jika RPTKA Berulang Kali Direvisi
Selain menunda tanggal mulai kerja calon TKA, revisi berulang juga berpotensi menghambat pengurusan dokumen lanjutan seperti Notifikasi, Visa Tinggal Terbatas (VITAS), hingga ITAS. Bagi perusahaan yang mengejar target operasional, keterlambatan ini bisa berdampak pada jadwal proyek, kontrak dengan klien, hingga biaya tambahan akomodasi calon pekerja asing yang harus menunggu di negara asal.
Minimalkan Risiko Revisi dengan Pendampingan Jangkar Groups
Daripada mengulang proses input dan menebak-nebak letak kesalahan, Jangkar Groups membantu perusahaan menyiapkan RPTKA yang lengkap dan sesuai standar verifikasi sejak pengajuan pertama. Layanan kami meliputi:
- ✅ Audit Kelengkapan Dokumen: Memastikan seluruh lampiran, dari struktur organisasi hingga identitas TKA, sudah sinkron sebelum diunggah.
- ✅ Penyesuaian Jabatan & Kualifikasi: Membantu memetakan posisi TKA agar sesuai aturan jabatan terbuka dan latar belakang keahlian.
- ✅ Pendampingan Revisi: Jika berkas sudah terlanjur berstatus perlu perbaikan, tim kami membantu menyusun ulang argumen dan dokumen secara cepat.
- ✅ Follow-up Berkelanjutan: Memantau status permohonan hingga RPTKA resmi disetujui dan siap dilanjutkan ke tahap Notifikasi.
FAQ Seputar Perbaikan RPTKA
Berapa kali RPTKA bisa direvisi sebelum ditolak permanen?
Tidak ada batas jumlah revisi secara eksplisit, namun setiap permohonan memiliki batas waktu perbaikan. Jika lewat dari tenggat tersebut tanpa ada perbaikan, sistem dapat menganggap permohonan gugur dan perusahaan harus mengajukan dari awal.
Apakah kesalahan kecil seperti typo nama tetap membuat RPTKA dikembalikan?
Ya. Karena data RPTKA akan digunakan pada dokumen lanjutan seperti Notifikasi dan VITAS, ketidaksesuaian data identitas sekecil apapun umumnya diminta untuk diperbaiki agar tidak menimbulkan masalah di tahap berikutnya.
Siapa yang menentukan apakah jabatan tertentu boleh diisi TKA?
Daftar jabatan yang boleh dan tidak boleh diisi tenaga kerja asing diatur melalui peraturan Kementerian Ketenagakerjaan. Perusahaan perlu mengecek daftar tersebut sebelum menentukan posisi yang akan diajukan dalam RPTKA.
Apakah perusahaan baru berdiri lebih rentan mengalami revisi RPTKA?
Cenderung demikian, karena struktur organisasi dan rencana penyerapan tenaga kerja lokal belum sepenuhnya matang. Perusahaan baru disarankan menyiapkan dokumen pendukung yang lebih rinci sejak awal pengajuan.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki RPTKA yang dikembalikan?
Secara teknis, revisi dapat diunggah ulang dalam hitungan jam jika dokumen pengganti sudah siap. Namun waktu verifikasi ulang oleh petugas bergantung pada antrean sistem, sehingga sebaiknya perbaikan dilakukan secepat mungkin setelah notifikasi diterima.
Apakah konsultan bisa membantu jika RPTKA sudah dua kali dikembalikan?
Bisa. Konsultan berpengalaman biasanya dapat mengidentifikasi pola kesalahan dari catatan revisi sebelumnya, lalu menyusun ulang dokumen dan argumen agar permohonan berikutnya lebih besar kemungkinannya untuk disetujui.